Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Peninggalan Kerajaan Demak

Peninggalan Kerajaan Demak

Setiap kerajaan tentunya meninggal jejak yang dapat diwariskan pada generasi selanjutnya. Salah satunya yaitu kerajaan Demak yang meninggalkan begitu banyak peninggalan sebagai bukti berdirinya kerajaan tersebut. Peninggalan Kerajaan Demak banyak disimpan di museum dan bisa anda kunjungi dengan bebas.Berikut ini beberapa peninggalan dari Kerajaan Demak yang wajib Anda ketahui.

5 Peninggalan Kerajaan Demak

1. Makam Sunan Kalijaga

Makam Sunan Kalijaga menjadi salah satu situs paling sering dikunjungi untuk melakukan takziyah. Para peziarah ataupun sekedar melakukan wisata rohani dapat bebas memasuki kawasan ini. Akan tetapi, Anda harus memakai pakaian tertutup dan memiliki tingkah yang sopan. Peninggalan dari Kerajaan Demak satu ini terletak di Kota Demak, tepatnya di Desa Kadilangu.

Sunan Kalijaga yang bernama Raden Mas Syahid wafat pada tahun 1520. Makam beliau setiap harinya tidak pernah sepi oleh para pengunjung. Mereka yang sambang kesini melakukan doa yang bertujuan agar diberikan keberkahan serta kemudahan dalam hidup yang dijalani.


2. Kentongan

Kentongan merupakan salah satu alat yang memiliki fungsi seperti bedug yaitu sebagai seruan bagi masyarakat untuk menunaikan ibadah sholat. Alat ini merupakan peninggalan Kerajaan Demak yang masih dilestarikan. Kentongan dibuat dengan menggunakan bambu dan dibentuk menyerupai tapal kuda. Untuk menghasilkan suara, alat ini harus dipukul dengan sedikit tenaga.

Baca juga: Manfaat Apel Hijau Untuk Stroke

3. Mimbar (Dampar Kencana)

Mimbar dulunya terdapat di Masjid Agung Demak merupakan salah satu peninggalan dari Kerajaan Demak yang disebut dengan Dampar Kencana. Akan tetapi sekarang dampar ini telah disimpan di museum sebagai salah satu cara untuk menjaga peninggalan tersebut. Bagi Anda yang ingin melihat dampar kencana, jangan khawatir. Sebab, museum ini terletak di dalam Masjid Agung Demak.

Baca juga: Manfaat Ikan Gabus Untuk Stroke

4. Mihrab

Peninggalan dari Kerajaan Demak selanjutnya yaitu Mihrab yang dibangun dengan tujuan sebagai tempat imam saat sholat jamaah berlangsung. Bagian dalam Mihrab terdapat prasasti Condro Sengkolo yang merupakan gambar dari hewan bulus. Mihrab ini dibangun dengan menggabungkan 2 kebudayaan, yaitu jawa dan islam atau biasa disebut dengan akulturasi.

Baca juga: Manfaat Ginseng Untuk Stroke

5. Pintu Bledek

Pintu Bledek atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan Pintu Petir ini dipahat oleh Ki Ageng Selo sejak tahun 1466. Masyarakat percaya bahwa dulunya pintu itu dibuat dengan sambaran petir dan kekuatan supranatural yang dimiliki Ki Ageng Selo. Anda dapat percaya ataupun tidak percaya mengenai cerita tersebut.

Pada masa kekuasaan Raden Patah, Pintu Bledek ini digunakan sebagai pintu utama untuk memasuki Masjid Agung Demak. Semakin bertambahnya tahun, pintu ini pun mengalami kerusakan pada beberapa bagiannya. Sehingga dilepas dan diletakkan pada Museum Masjid Agung Demak. Pintu Bledek sebagai bentuk peninggalan ini dapat Anda saksikan saat berkunjung kesini.

Itulah beberapa peninggalan Kerajaan Demak yang masih dijaga dengan baik oleh pengelola disana. Peninggalan tersebut diharapkan dapat mengingatkan kita tentang besarnya perjuangan dalam menyebarluaskan ajaran islam di seluruh pelosok Indonesia.


Peninggalan Kerajaan Demak - Gosocio

Posting Komentar untuk "Peninggalan Kerajaan Demak"